Gampang Baper berarti Iman lemah

Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh

A’uudzu billaah, Bismillaah, Alhamdulillaah, Wash shalaatu wassalaamu ‘alaa rasuulillaah Muhammaddin Nabiyyil Ummiy. (Waba’du)

Sahabat seiman yang saya hormati dan sayangi karena Allah, terlebih khususnya sahabat yang selalu istiqomah dalam hijrahnya. Meski memang berat banget jadi qoum muhaajiriin yang Istiqomah, kuat dan handal.

Kita mah hanya perlu minta perlindungan saja dari Allah dengan do’a dan terus menerus memperbaiki Ibadah, baik secara kualitas atau pun kuantitas.

Kali ini insya Allah saya coba kupas tentang masih bertema kemuda-mudaan yaitu yang masih berkaitan dengan “Baper” (Bawa Perasaan). Sebenarnya, makna baper ini gak sempit-sempit banget ampe sudah jadi keharusan kalau artikel temanya yang satu ini mesti harus alias kudu buat yang muda-muda saja.

And tak jarang juga tema baper ini di kaitkan dengan cinta-cintaan (bukan cinta beneran) remaja yang kurang jelas itu, meski terkadang cinta-cintaan ini terbawa juga ampe tua tergantung gimana kekuatan iman subjek atau kitanya.

Ya, betul betul sekali. Jika saya berbicara “baper” tak lupa saya selalu saya kaitkan dengan “iman”, karena kalo gak kaya gitu takutnya kebablasan and kalau kebablasan pan gak enak dan gak baik pula.

Awalnya sih artikel ini saya dapatkan inspirasinya dari sebuat statement semoranng Remaji (atau apalah itu istilahnya) atau cewek lah lebih jelasnya mh yang bilang kaya gini “Coba tolong aku supaya gak gampang baper”.

Saya senyum liat tulisan itu, karena saya dulu adalah mantan dari sikap seperti itu (ingat mantan sikap bukan mantan yang bikin statusnya). Untuk menyikapi hal ini, yang perlu banget kita ingat adalah kalau di qobu yang sering kita sebut hati itu hanya muat untuk Satu hal saja yaitu yang mestinya ada disana adalah Allah.

Ya, pokoknya qolbu yang sering kita sebut hati itu gitu, kalau yang lain ada di sana berarti Allah nya gak ada disana (syirik). Sudah jelas, makanya kita di wanti-wanti buat ngerjain sesuatu hanya karena Allah bukan karena selainnya.

Kalau kita kebablasan sedang ngepoin seseorang (gebetan), coba kepoinnya pake iman jangan pake hati (qolbu) apalagi nafsu, bisa bahaya tuh pokoknya bahaya gak ada duanya. Kalau qolbu udah di tempatin selain Allah pasti mudah Baper (Bawa Perasaan).

Kalo udah baper pasti mudah ngasih hatinya ke orang, masukin orang lain di hatinya. And yang perlu di ingat kalau someone itu udah masuk di hati pasti di temenin setan tuh disana, kalo udah kaya gitu susah di keluarin dari qolbu tuh orang, jika bisa pun pati hatinya RUSAK dan HANCUR (kana da lagunya tuh).

Kalo gak mau hancur bisa sih (paling cuma luka dikit) gimana caranya? Yaitu dengan “Tuubuu Ilallaah” yaitu dengan kembali pada Allah. Jangan mudah iri ama budaya kafir yang sukanya gitu-gituan, coba kita tengok ayat Allah dalam QS. Ali-‘Imran (196) :

لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي الْبِلَادِ

“Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak dalam negeri”.

Dengan jelas ayat itu memberi tau sama kita kalau kita sama mereka itu berberda dan jangan coba-coba kita nyama-nyamain mau kaya mereka, hargain mereka boleh kalau di paksa-paksain nyamain diri itu gak boleh bisa-bisa jadi (Syirik Akbar).

Natijah atau intinya, lihat ayat 198 Ali-‘Imran bagian akhirnya :

وَمَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ لِلْأَبْرَارِ

“Dan apa yang di sisi-sisi Allah adalah yang terbaik bagi orang-orang yang berbakti”, kalo hati udah mau coba-coba ingkar and baper lagi inget aja “وَمَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ

Terima kasih buat yang udah berkenan baca. Salah silaturahim buat keluarga dari saya. Sebelum saya akhiri dengan salam, kita doa dulu supaya kita istiqomah jadi Muhaajirin (orang yang hijrah) nya.

رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Wahai Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

Wahai Dzat yang Maha membolak-balikkan hati, tetapkanlah hati kami di atas agama Mu.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْرِ

Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari terpeleset dari landasan yang benar setelah mendapat hidayah.

اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Ya Allah, bantulah aku dalam mengingat Mu, bersyukur kepadaMu dan memperbaiki ibadahku.

Nah, khusus do’a yang terakhir, rajin-rajinin baca abis shalat wajib ya.

Wassalaamu ‘alaikum wa rahmatullaah.

Saya seorang Guru dan Karyawan Swasta pada sebuah lembaga pendidikan. Selain itu, saya juga menerima Jasa Pembuatan Website, SEO Google Bergaransi dan Penjualan Aplikasi berbasis Web.

Written by Mahmud Al Fauzi

Saya seorang Guru dan Karyawan Swasta pada sebuah lembaga pendidikan. Selain itu, saya juga menerima Jasa Pembuatan Website, SEO Google Bergaransi dan Penjualan Aplikasi berbasis Web.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Solve : *
24 ⁄ 8 =