Kamu berencana? Allah juga

Rencana Allah itu Baik

Bismillahirrahmaanirrahiim, Alhamdulillahi hamdan katsiiran toyyiban mubaarokan fiihi. Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad.

Ketika hatimu berkata ingin, kadang Allah berkata “Tunggu”. Ketika Air mata mu jatuh menetes, kadang Allah berkata “Tersenyumlah”. Kita merancang dan merencanakan sesuatu Allah juga merencanakan dan merancang dengan rencananya dan ketahuilah Allah adalah sebaik-baiknya pembuat rencana.

Ingatlah, Allah menitipkan kelebihan dibalik kekurangan. Ingatlah, Allah menitipkan kekuatan dibalik kelemahan. Allah menitipkan senyum dibalik kesedihan dan Allah menitipkan harapan dibalik keputusasaan. So, Ingatlah, itu semua hanyalah titipan.

Ketika hati mulai lelah

Suatu ketika saat hati mu mulai lelah dalam berdo’a, ingatlah bahwa Allah tak pernah letih mendengar jeritan do’a-do’a mu. Dan ingatlah ketika Dia berkata, bahwa tak akan binasa manusia selama dia masih sanggup berdo’a. Ingatlah, Allah sanggup memenuhi kebutuhan mu.

Jangan pernah berhenti berdo’a. Teruslah berharap dan tetaplah berharap dalam do’a. Karena Do’a mu akan menjadi ladang amal mu. Satu-satunya yang akan kembali padamu hanyalah do’a. Do’amu akan pergi kepada Allah dan akan kembali membawa ijabahnya. (Itu adalah janjinya dan Dia tak pernah ingkar janji)

Ketika hatimu mulai lelah dengan keadaan yang ada, ingatlah bahwa Allah tak henti menemani mu (Inna Allaaha ma’a naa). Dan sudah jelas, bahwa Dia selalu bersama-sama orang yang sabar, yang tiada pernah memberi ujian di luar kemampuan mu. Bukahkah sudah banyak masalah yang bisa kita lewati begitu saja? Apa kamu tak berpikir bahwa ada Allah dalam proses itu.

Ingatlah, Insya Allah bahagia akan hadir juga pada waktunya. Karena Allah pun berencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.